Feeds:
Pos
Komentar

kenapa nulis post ini, awalnya karna khotbah jum’at yang membahas 12 Golongan Manusia ini, da gw tergelitik buat googling dan akhirnya post aja.  sekedar mengingatkan kepada sesama muslim,mudah2an manfaat dan barokah, aamiin.

1. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN TANPA TANGAN DAN KAKI
Mengapa mereka bisa seperti itu?? Karena mereka mengunjing,menganiyaya, dan membenci tetangga nya

2. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN WAJAH SEPERTI BABI HUTAN
Mengapa mereka bisa seperti itu?? Karena mereka meremehkan sholat

3. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN PERUT BESAR YANG BERISI ULAR
Mengapa? karena mereka pelit dan tidak mau untuk menyumbangkan zakat

4. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN MULUT MENGELUARKAN DARAH BUSUK
Mengapa? karena mereka berdusta ato mereka melakukan kecurangan ketika berdagang

5. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN TERSEOK-SEOK DAN BAUNYA LEBIH BAU DARI PADA BANGKAI
Mengapa? karena mereka adalah orang orang yang munafik

6. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN TERNGGOROKAN YANG PUTUS
Mengapa? karena mereka sering berbohong

7. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN TIDAK BERLIDAH DAN MENGELUARKAN NANAH
Mengapa? karena mereka sering memberikan kesaksian palsu

8. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN KAKI DITANGAN DAN TANGAN DI KAKI
Mengapa? karena mereka sering berzina

9. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN WAJAH BERWARNA HITAM,MATA BIRU, PERUT ADA API
Mengapa? Karena mereka makan harta anak yatim

10. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN SEKUJUR TUBUH ADA PENYAKIT LEPRA DAN KUDIS
Mengapa? karena mereka durhaka terhadap orangtua

11. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN BUTA MATA HATI DAN MATA KEPALA
Mengapa? karena mereka sering minum minuman keras

12. MANUSIA YANG DIBANGKITKAN DARI KUBUR DENGAN KEADAAN RIANG GEMBIRA DAN MUKA BERSINAR NAMPAK SEPERTI REMBULAN YANG MENEDUHKAN
Mengapa? karena mereka termasuk orang orang yang beriman. yang menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya  

 

buat renungan aja kita masuk dalam golongan yang mana.🙂

Gambar

souce gambar: http://alturl.com/dzio2

hehehhehe, baru baca mengenai kisah dari Khalifah Umar bin Khatab R.A, pas banget untuk para calon suami, dan para suami (saya juga sih pada khususnya), disini saya ingin mere-blog tulisan yang sudah ada dari blog (sorry di short url) http://alturl.com/vu4jv dengan judul “Lima Hal Yang Diingat Umar Bin Khatab r.a atas Kecerewetan Sang Istri”

 

Seorang laki-laki berjalan tergesa-gesa menuju kediaman Khalifah Umar bin Khatab r.a. Ia ingin mengadu pada Khalifah; tak tahan dengan kecerewetan istrinya. Begitu sampai di depan rumah khalifah, laki-laki itu tertegun.

Dari dalam rumah terdengar istri Khalifah Umar bin Khatab r.a sedang ngomel, marah-marah. Cerewetnya melebihi istri yang akan diadukannya pada Umar. Tapi, tak sepatah katapun terdengar keluhan dari mulut khalifah. Umar diam saja, mendengarkan istrinya yang sedang gundah. Akhirnya lelaki itu mengurungkan niatnya, batal melaporkan istrinya pada Umar.

Apa yang membuat seorang Khalifah Umar bin Khatab r.a yang disegani kawan maupun lawan, berdiam diri saat istrinya ngomel? Mengapa ia hanya mendengarkan, padahal di luar sana, ia selalu tegas pada siapapun?

Umar berdiam diri karena ingat 5 hal.

1. Benteng Penjaga Api Neraka

Kelemahan laki-laki ada di mata. Jika ia tak bisa menundukkan pandangannya, niscaya panah-panah setan berlesatan dari matanya, membidik tubuh-tubuh elok di sekitarnya.

Panah yang tertancap membuat darah mendesir, bergolak, membangkitkan raksasa dalam dirinya. Sang raksasa dapat melakukan apapun demi terpuasnya satu hal; syahwat. Adalah sang istri yang selalu berada di sisi, menjadi ladang bagi laki-laki untuk menyemai benih, menuai buah di kemudian hari.

Adalah istri tempat ia mengalirkan berjuta gelora. Biar lepas dan bukan azab yang kelak diterimanya Ia malah mendapatkan dua kenikmatan: dunia dan akhirat. Maka, ketika Umar terpikat pada liukan penari yang datang dari kobaran api, ia akan ingat pada istri, pada penyelamat yang melindunginya dari liukan indah namun membakar. Bukankah sang istri dapat menari, bernyanyi dengan liukan yang sama, lebih indah malah. Membawanya ke langit biru. Melambungkan raga hingga langit ketujuh. Lebih dari itu istri yang salihah selalu menjadi penyemangatnya dalam mencari nafkah.

2. Pemelihara Rumah

Pagi hingga sore suami bekerja dan berpeluh. Terkadang sampai mejelang malam. Mengumpulkan harta. Setiap hari selalu begitu. Ia pengumpul dan terkadang tak begitu peduli dengan apa yang dikumpulkannya. Mendapatkan uang, beli ini beli itu. Untunglah ada istri yang selalu menjaga, memelihara. Agar harta diperoleh dengan keringat, air mata, bahkan darah tak menguap sia-sia Ada istri yang siap menjadi pemelihara selama 24 jam, tanpa bayaran.

Jika suami menggaji seseorang untuk menjaga hartanya 24 jam, dengan penuh cinta, kasih sayang, dan rasa memiliki yang tinggi, siapa yang sudi? Berapa pula ia mau dibayar. Niscaya sulit menemukan pemelihara rumah yang lebih telaten daripada istrinya. Umar ingat betul akan hal itu. Maka tak ada salahnya ia mendengarkan omelan istri, karena (mungkin) ia lelah menjaga harta-harta sang suami yang semakin hari semakin membebani.

3. Penjaga Penampilan

Umumnya laki-laki tak bisa menjaga penampilan. Kulit legam tapi berpakaian warna gelap. Tubuh tambun malah suka baju bermotif besar. Atasan dan bawahan sering tak sepadan. Untunglah suami punya penata busana yang setiap pagi menyiapkan pakaiannya, memilihkan apa yang pantas untuknya, menjahitkan sendiri di waktu luang, menisik bila ada yang sobek. Suami yang tampil menawan adalah wujud ketelatenan istri. Tak mengapa mendengarnya berkeluh kesah atas kecakapannya itu

4. Pengasuh Anak-anak

Suami menyemai benih di ladang istri. Benih tumbuh, mekar. Sembilan bulan istri bersusah payah merawat benih hingga lahir tunas yang menggembirakan. Tak berhenti sampai di situ. Istri juga merawat tunas agar tumbuh besar. Kokoh dan kuat. Jika ada yang salah dengan pertumbuhan sang tunas, pastilah istri yang disalahkan. Bila tunas membanggakan lebih dulu suami maju ke depan, mengaku, ?akulah yang membuatnya begitu.? Baik buruknya sang tunas beberapa tahun ke depan tak lepas dari sentuhan tangannya. Khalifah Umar bin Khatab r.a paham benar akan hal itu.

5. Penyedia Hidangan

Pulang kerja, suami memikul lelah di badan. Energi terkuras, beraktivitas di seharian. Ia butuh asupan untuk mengembalikan energi. Di meja makan suami cuma tahu ada hidangan: ayam panggang kecap, sayur asam, sambal terasi dan lalapan. Tak terpikir olehnya harga ayam melambung; tadi bagi istrinya sempat berdebat, menawar, harga melebihi anggaran. Tak perlu suami memotong sayuran, mengulek bumbu, dan memilah-milih cabai dan bawang. Tak pusing ia memikirkan berapa takaran bumbu agar rasa pas di lidah. Yang suami tahu hanya makan. Itupun terkadang dengan jumlah berlebihan; menyisakan sedikit saja untuk istri si juru masak. Tanpa perhitungan istri selalu menjadi koki terbaik untuk suami. Mencatat dalam memori makanan apa yang disuka dan dibenci suami.

Dengan mengingat lima peran ini, Khalifah Umar bin Khatab r.a kerap diam setiap istrinya ngomel. Mungkin dia capek, mungkin dia jenuh dengan segala beban rumah tangga di pundaknya. Istri telah berusaha membentenginya dari api neraka, memelihara hartanya, menjaga penampilannya, mengasuh anak-anak, menyediakan hidangan untuknya. Untuk segala kemurahan hati sang istri, tak mengapa ia mendengarkan keluh kesah buah lelah.

Umar hanya mengingat kebaikan-kebaikan istri untuk menutupi segala cela dan kekurangannya. Bila istri sudah puas menumpahkan kata-katanya, barulah ia menasehati, dengan cara yang baik, dengan bercanda. Hingga tak terhindar pertumpahan ludah dan caci maki tak terpuji. Akankah suami-suami masa kini dapat mencontoh perilaku Khalifah Umar bin Khatab r.a ini. Ia tak hanya berhasil memimpin negara tapi juga menjadi imam idaman bagi keluarganya.

 

tapi serius tulisan yg saya re-blog bener-bener membuat hai jadi tersentuh yah, semoga kita para lelaki dapat melakukan, melaksanakan apa yg dicontohkan Khalifah Umar bin Khatab R.A amin.

didapet dari khotbah Shalat Jum’at di Masjid Orchid Park, Batam

 

Khotib bercerita bahwa dulu Allah SWT, pada saat menciptakan Bumi terjadi goncangan yang sangat hebat, lalu untuk meredam goncangan tersebut Allah SWT menciptakan Gunung. (saya sendiri masih belum nalar bagaimana sebuah gunung dapat menjadi peredam, ini karena ilmu saya masih sangat-sangat sedikit *maaf)

Lalu para malaikat bertanya: “ya Allah, selain Gunung tersebut, adakah ciptaan-Mu yang lebih dahsyat daripadanya”

lalu Allah SWT menjawab: “ada yaitu BESI”

malaikat bertanya lagi: “ya Allah, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat daripada besi?”

Allah SWT menjawab: “ada, yaitu API”

malaikat bertanya lagi: “ya Allah, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat daripada api?”

Allah SWT menjawab: “ada, yaitu AIR”

malaikat bertanya lagi: “ya Allah, adakah ciptaan-Mu yang lebih hebat daripada air?”

Allah SWT menjawab: “ada, yaitu ANGIN”

malaikat bertanya lagi: “ya Allah, apakah ciptaan-Mu yang paling dahsyat di bumi ini?”

Allah SWT menjawab: “ciptaan-Ku yang paling dahsyat di muka bumi ini adalah hamba-hamba-Ku yang senantiasa bersedekah dengan menggunakan tangan kanannya dan tanpa di ketahui oleh tangan kirinya”

 

maksud dari cerita ini: yang gw ambil sie, jangan pernah mengharapkan suatu balasan dari apa yang sudah kita lakukan (sedekah).

Firman Allah s.w.t. :

An-Nisaa`:114
Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma`ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keredhaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar.

Al-Baqarah:245
Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.

Al-Baqarah:261
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Al-Baqarah:271
Jika kamu menampakkan sedekah(mu) [*], maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
(ket[*]: Menampakkan sedekah dengan tujuan supaya dicontoh orang lain.)

Ali-`Imraan:092
Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sehahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.

 

Buat yang baca: -tolong koreksi kalau ada yang salah yah😉 terima kasih

 

Nulis dari Buletin yang di dapet dari Shalat Jum’at di Masjid Komplek deket kantor

Buletin Al – Irsya edisi 340/thn. VII/2011/1432H

mending langsung ajah yah ga make prolog apa2…😀😀😀😀

Jadi, Sungguh nikmat Iman tiada bandingan harganya, mengapa? Karena godaan nafsu semakin berat, bukan hanya sekedar mengajak maksiat, namun juga sedikit – sedikit menggerogoti rasa taat.  Andai saja Allah SWT tidak memberikan kita keimanan mungkin kita sudah menjadi para pengikut setia syetan – syetan yang tidak segan memberangus keikhlasan tapi juga memupuk keserakahan, jangankan teman saudarapun rela kita singkirakan, demi apa? demi kekuasaan, kepuasan demi kemewahan dan demi dunia yang menggiurkan.  Alhamdulillah (ga make gaya Syahrini), Allah memberikan kita keimanan yang semoga selalu menjaganya untuk tetap bersama kita selalu.  Perjalanan Iman harus mampu menaklukan nafsu akan harta, wanita, anak, dan kuasa.  Dan memang inilah cobaan terbesar manusia.

Terdapat kisah menarik mengenai diskusi Rasulullah SAW saat bertamu ke rumah sahabat Ali bersama Abu Bakar, Umar dan Ustman.  Dimana saat itu Fathimah istri sahabat Ali dan merupakan putri Rasulullah SAW menyuguhkan madu di dalam mangkuk cantik tetapi terdapat sehelai rambut di dalamnya. Kemudian Rasulullah meminta sahabat – sahabatnya untuk membuat suatu perbandingan terhadap ketiga benda tersebut.

– Abu Bakar R.A : “Iman itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang beriman itu lebih manis dari madu, dan mempertahankan iman lebih susah dari meniti sehelai rambut”

– Umar R.A : “kerajaan (negara) itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, seorang raja (Presiden) lebih manis dari madu ini, dan memerintah dengan adil itu lebih sulit dari meniti sehelai rambut”.  ini merupakan jawaban seorang negawaran sejati yang berkarakter, kaidah kenegaraannya harusnya dianut dan dijadikan pedoman bagi para pemimpin.

– Ustman R.A : “ilmu itu lebih cantik dari mangkuk yang cantik ini, orang yang menuntut ilmu lebih manis dari madu, dan beramal dengan ilmu yang dimiliki lebih sulit dari meniti sehelai rambut”

– sahabat Ali (yang merupakan tuan rumah) : “tamu itu lebih cantik dari mangkuk cantik ini, menjamu tamu lebih manis dari madu, dan membuat tamu senang sampai kembali pulang ke rumahnya adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut”

– Sayidah Fatimah (satu-satunya wanita dalam diskusi tersebut) : “seorang wanita lebih cantik dari mangkuk cantik ini, wanita yang berbuqo lebih manis dari madu, dan mendapatkan seorang wanita yang tak pernah dilihat orang lain kecuali muhrimnya lebih sulit dari meniti sehelai rambut”

– Rasulullah SAW : “seorang yang medapat taufiq untuk beramal lebih cantik dari mangkuk cantik ini, beramal dengan amal yang baik itu lebih manis dari madu, dan berbuat amal dengan ikhlas adalah lebih sulit dari meniti sehelai rambut”

pada saat itu malaikat jibril juga turun rembug dan men-tamsilkan ketiganya

– Malaikat Jibril : “menegakkan pilar – pilar agama lebih cantik dari mangkuk cantik ini, menyerahkan diri, harta, dan waktu untuk agama lebih manis dari madu, dan usaha untuk mempertahankan agama sampai akhir hayat lebih sulit dari meniti sehelai rambut”

kemudian Allah SWT berfirman : “Sorgaku lebih cantik dari mangkuk cantik ini, nikmat sorgaku lebih manis dari madu, dan menuju sorgaku lebih sulit dari meniti sehelai rambut”

HAHAHA…ISENG AH

WHATS UP..i’m back..

Ada Apa Dengan Cinta

puisi diambil dari film AADC waktu rangga pergi ke US

seneng bgt ama puisi satu nie.

 

Perempuan datang atas nama cinta

Bunda pergi karena cinta

Digenangi air racun jingga dalam wajahmu

Seperti lelap bulan dihatimu

Yang berdinding kelam dan kedinginan ada apa dengannya??

Meninggalkan hati untuk dicaci

Lalu untuk sekali ini aku melihat karya surga dari mata seorang hawa

Ada Apa Dengan Cinta??

Tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama,

Untuk mempertanyakan kembali cintanya

Bukan untuknya, bukan untuk siapapun,

Tapi untukku, karena AKU INGINKAN DIA itu saja..

 

Tgl 11 – 12 Juni Ada Job Fair di SBM ITB Gratis!! nie perusahaan – perusahaannya..

AIA Financial                                                                    FKIJ
Aminef                                                                                  Frisian Flag
ANZ Panin Bank                                                                GSK
Astra International                                                         JASSO
Australia Government                                                   Kalbe Farma
Axioo                                                                                    Kalbe Nutritionals
Bank Danamon                                                                  Kartuku
Bank Mandiri                                                                     Konimex
Bank OCBC NISP                                                               MCD
Bank Syariah Mandiri                                                    NESO
Bank Syariah Mandiri                                                    Nutrifood
Baramulti Sugih Sentosa                                              P&G
Bank Central Asia                                                           Permata Bank
BITA Bina Semesta                                                        PPM School of Management
BLCI PT Indomarco                                                      Prismatama
BNI                                                                                       PT. PFIZER INDONESIA
BNP                                                                                      Robert Bosch
British Council                                                                Sampoerna
Bank Bukopin                                                                  Sapta Indra
Campus France                                                              Shimano
Chang Jui Fang Indonesia                                         Sinar Mas Pulp & Papper Product
Chic Magazine                                                                Summit Auto Group
Cita-cinta                                                                         Total E&P Indonesie
DAAD                                                                                 Trimegah Securities
Dexa                                                                                  Medica Uni Eropa
Djarum                                                                             University of Groningen
First Asia Consultant                                                  Dan Lainnya